Sosok Pang Ucok di Mata Eks Kombatan GAM dan Masyarakat Aceh Timur

M.Yusuf atau lebih dikenal dengan nama Pang Ucok.

gaespost.com | ACEH TIMURM. Yusuf yang lebih akrab dikenal Pang Ucok adalah Panglima Sagoe Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.


Di sore itu kami singgah di Kuta Raja Caffee Lhok Nibong di sudut pojok terlihat sang tokoh Panglima KPA/PA Wilayah Simpang Ulim, M Yusuf atau akrap di sapa Pang Ucok, lagi asyik menikmati kopi, tanpa menunggu waktu kami langsung menemui beliau sang tokoh yang di segani dan hormati masyarakat, dengan hormat kami menyapa beliau. 


Dengan penuh ramah dan keakraban beliau menyambut kami dengan mepersilangkan kami untuk pesan kopi.


Sambil ngopi bareng bersama pang Ucok dan juga saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian Aceh Timur (DKA), sempat berbincang-bincang kondisi politik Aceh saat ini.


M. Yusuf yang akrap di sapa Pang Ucok, salah satu caleg DPRA Partai Aceh, wilayah Aceh Timur no urut 4, dalam pileg tahun 2019 kemaren namun dalam perjalanan politiknya, Pang Ucok harus bijak dan tunduk menerima keputusan Pimpinan waktu itu demi kekompakan dan solit ditubuh partai Aceh sebagai kenderaan perjuangan Politik Masyarakat Aceh, untuk tidak dilantik sebagai anggota DPRA dan mengedepankan kawan seperjuangannya untuk mengisi kursi anggata DPRA Fraksi PA. 


Keputusan bijak Pang Ucok dan tunduk pada keputusan Pimpinan Partai perlu di angkat jempol, rasa rendah hati sehingga bersedia menyerahkan kursi DPRA kepada rekannya. 


Walau demikian perjauangannya terhadap aspirasi dan kebutuhan masyarakat terus berjalan tanpa henti.


Pang Ucok, mencanangkan 4 program besar dalam perjuangan partai Partai Aceh (PA) untuk kesejahteraan masyarakat Aceh antaranya, sektor ekonomi, kesehatan dan pendidikan serta kesejahteraan untuk anak yatim.


Dua tahun setengan lagi tersisa waktu dalam periode ini, sudah cukup layak rasanya beliau mengisi kursi DPRA untuk Fraksi Partai Aceh, sebab kekosongan perwakilan untuk wilayah Simpang Ulim untuk kader PA menjadi bahan utama dalam kepentingan Partai pada periode selanjutnya semoga adanya pemerataan.


Disudut lain terlihat Fadhil Muhammad mantan DPRK Aceh Timur dua periode, yang saat ini menjabat sebagai Panglima Lima Sagoe Kecamatan Simpang Ulim kami bergegas minta izin pada Pang Ucok untuk menemui Fadil Muhammad.


Fadhil bercerita bahwa dirinya bukan tim Pang Ucok, namun Pang Ucok sosok tokoh yang peduli masyarakat, setia pada partai dan sangat loyal pada pimpinan Partai. 


“Saat ini kader PA untuk wilayah Simpang Ulim kosong, sudah layak Pang Ucok mengisi Kursi Anggota DPRA dari fraksi PA dalam sisa waktu dua tahun setengah lagi, pimpinan harus segera mengambil keputusan, mengingat perjalanan dan kepentingan partai untuk periode lanjutan sangat penting untuk wilayah Simpang Ulim,” Ungkap Fadhil.


Laporan : JZ

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *