Rental Mobil Medan

Tolak Paham Radikal, Presma UTU Ajak Mahasiswa Lawan Radikalisme

MEULABOH – Presiden Mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) Wahyu Nurdin, Mengajak Mahasiswa Aceh umumnya Indonesia untuk menolak paham radikal. Senin (27/02/2023).

Wahyu Nurdin mengatakan, paham radikalisme adalah musuh bersama. Sebab paham ini mampu meruntuhkan sendi-sendi persatuan kita dalam berbangsa. Oleh sebab itu, Presma UTU mengajak mahasiswa Aceh untuk berbenah diri dengan meningkatkan kompetensinya.

“Karena itu tidak ada jalan lain, saatnya kita sebagai mahasiwa berbenah diri, tanggung jawab bangsa masa depan bangsa ini ada di tangan kita kedepan.  Jadi, marilah benahi diri kita dengan ilmu,” ajak Wahyu Nurdin selaku Presma UTU.

Jadi saya mengajak seluruh mahasiswa untuk menolak penyebaran paham radikal, karena paham itu sangat berbahaya. Bisa menjurus ke aksi terorisme,” pungkas Wahyu Nurdin.

Presiden Mahasiswa Universitas Teuku Umar Wahyu Nurdin  juga mengatakan ketidakadilan yang dirasakan kelompok masyarakat tertentu menyebabkan mereka mudah diprovokasi. Persoalan mendasar dalam kehidupan masyarakat tidak terlepas dari kesejahteraan.

Namun jika menemukan ketidakadilan, seharusnya bukan dengan ada menghilangkan ideologi Pancasila, melainkan memperbaikinya.

“Pemuda harus kuat, tangguh dan kokoh, tidak boleh terpengaruh dengan paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila seperti radikalisme,” tutupnya (*)

Tolak Paham Radikal, Presma UTU Ajak Mahasiswa Lawan Radikalisme

MEULABOH – Presiden Mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) Wahyu Nurdin, Mengajak Mahasiswa Aceh umumnya Indonesia untuk menolak paham radikal. Senin (27/02/2023).

Wahyu Nurdin mengatakan, paham radikalisme adalah musuh bersama. Sebab paham ini mampu meruntuhkan sendi-sendi persatuan kita dalam berbangsa. Oleh sebab itu, Presma UTU mengajak mahasiswa Aceh untuk berbenah diri dengan meningkatkan kompetensinya.

“Karena itu tidak ada jalan lain, saatnya kita sebagai mahasiwa berbenah diri, tanggung jawab bangsa masa depan bangsa ini ada di tangan kita kedepan.  Jadi, marilah benahi diri kita dengan ilmu,” ajak Wahyu Nurdin selaku Presma UTU.

Jadi saya mengajak seluruh mahasiswa untuk menolak penyebaran paham radikal, karena paham itu sangat berbahaya. Bisa menjurus ke aksi terorisme,” pungkas Wahyu Nurdin.

Presiden Mahasiswa Universitas Teuku Umar Wahyu Nurdin  juga mengatakan ketidakadilan yang dirasakan kelompok masyarakat tertentu menyebabkan mereka mudah diprovokasi. Persoalan mendasar dalam kehidupan masyarakat tidak terlepas dari kesejahteraan.

Namun jika menemukan ketidakadilan, seharusnya bukan dengan ada menghilangkan ideologi Pancasila, melainkan memperbaikinya.

“Pemuda harus kuat, tangguh dan kokoh, tidak boleh terpengaruh dengan paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila seperti radikalisme,” tutupnya (*)

Rental Mobil Medan