Rental Mobil Medan

Pelatihan dan Sertifikasi Mediator Berlangsung Sukses

Pengurus Pusat Mediasi Indonesia (PMN) dan GIZ Indonesia Usai Pelatihan dan Sertifikasi  di Hotel Neo Dipatiukur, Bandung, Jawa Barat. (Photo: Its)

Bandung, OBE I Pelatihan dan Sertifikasi mediator yang diselenggarakan oleh Pusat Mediasi Indonesia (PMN) bekerja sama dengan GIZ Indonesia di Hotel Neo Dipatiukur, Bandung, Jawa Barat, sukses ditutup pada beberapa hari yang lalu. Acara penutupan yang meriah dihadiri oleh peserta, pemateri, serta perwakilan dari PMN dan GIZ Indonesia. Bandung, 29/11/ 2023.

Sesi penutupan diawali dengan kata sambutan dari Direktur PMN, Fahmi Shahab, S.E., MBL, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta, pemateri, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan ini.

 

 “Kami berharap pelatihan ini memberikan dampak positif bagi peserta dan dapat diimplementasikan dengan baik dalam praktik mediasi mereka,” ucap Bapak Fahmi.

 

Yosephine Yudianto, Advisor, Consumer Protection in ASEAN II (PROTECT II) GIZ Indonesia & ASEAN, turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pelatihan ini.

 

 “Pertama, kami mengapresiasi Pusat Mediasi Nasional selaku mitra kerja sama kami yang sudah menyelenggarakan pelatihan angkatan ke-177 dengan sangat baik. Kedua, kami juga mengapresiasi seluruh 21 peserta perwakilan BPSK yang hadir dari tanggal 20 hingga 25 November 2023 dan menunjukkan komitmennya untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tekun dan penuh semangat.”

 

Tentunya, setelah kegiatan ini berakhir, diharapkan bahwa pelatihan ini membawa manfaat bagi peserta secara khusus, dan bagi peningkatan kualitas penyelesaian sengketa di BPSK masing-masing peserta secara umum. Selain itu, diharapkan ilmu dan pelajaran yang sudah diterima oleh seluruh peserta dapat disalurkan kepada sesama anggota instansi di mana mereka berasal. Terakhir, harapan agar seluruh peserta bisa lulus dengan nilai yang baik dan memperoleh lisensi sebagai mediator tersertifikasi.

 

Peserta yang hadir pada sesi penutupan tampak antusias dan penuh semangat, menunjukkan semangat positif untuk membawa pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh selama pelatihan ke dunia nyata. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek, termasuk prinsip-prinsip mediasi, etika mediator, teknik komunikasi yang efektif, dan penanganan konflik khusus.

 

Sesi penutupan juga melibatkan pengalaman peserta selama pelatihan dan pemberian penghargaan kepada peserta yang berhasil menyelesaikan program sertifikasi. Setiap peserta yang dinyatakan lulus nantinya akan menerima sertifikat mediator yang diakui secara nasional.

 

Salah satu peserta, Dr. Bukhari, S.HI., M.H, mewakili Badan Penyelesaian Sengketa Kabupaten Aceh Utara, menyampaikan kesan dan harapannya.

 

“Saya merasa lebih percaya diri dalam menangani konflik setelah mengikuti pelatihan ini. Terima kasih PMN dan GIZ Indonesia atas kesempatan ini,” ungkap Bukhari.

 

Acara ditutup dengan harapan agar semangat dan pengetahuan yang didapat peserta dapat menjadi kontribusi positif dalam penyelesaian konflik di masyarakat. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi awal dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih damai dan harmonis.

 

Dengan demikian, penutupan pelatihan dan sertifikasi mediator ini menyisakan semangat positif dan harapan untuk lebih banyak lagi mediator yang terlatih dan mampu memberikan kontribusi positif dalam menyelesaikan konflik di Indonesia. (Rls/alman)

Rental Mobil Medan